Page

Wednesday, March 8, 2017

Tipe Load Balancing Beserta Perbandingannya

Dalam dunia load-balancing ada dua pilihan untuk dipertimbangkan ketika merancang solusi load-balacing. Pilihannya adalah menggunakan software load-balancing atau hardware load-balancing. Setiap pilihan memiliki persyaratan, kelebihan, dan kelemahan tersendiri. Terserah kepada kita untuk mengevaluasi kebutuhan bisnis kita, konfigurasi, dan jalur pertumbuhan sehingga kita dapat mengidentifikasi solusi optimal untuk memenuhi kebutuhan.

1. Software load-balancing >> Dimana load-balancing berjalan disebuah PC/Server, dan aplikasi load-balancing di install dan perlu dikonfigurasi sebelum dapat berfungsi. Keuntungannya adalah jika ada penambahan fitur atau fasilitas tambahan tidak perlu mengganti keseluruhan perangkat load-balancing. Performa proses load-balancing dipengaruhi oleh perangkat komputer yang digunakan, tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan software yang canggih saja. Perangkat keras yang dapat mempengaruhi performa metode ini adalah kartu jaringan, besarnya RAM pada perangkat, media penyimpanan yang besar dan cepat, dsb. sehingga performa metode ini sulit untuk bisa diperkirakan. Beberapa load-balancer software yaitu: Linux Virtual Server, Ultra Monkey, dan Network load-balancing.

2. Hardware load-balancing >> Dimana load-balancing berjalan disebuah device/ alat yang sudah disiapkan dari pabrik dan siap digunakan. Tipe Hardware load-balancing banyak digunakan karena kemudahannya. Beberapa load-balancer hardware, yaitu: Cisco System Catalyst, Coyote Point, FS Network BIG-IP, Baraccuda load-balancer.

1 komentar: